MP ASI untuk Pertumbuhan Bayi

mp asi
MP ASI untuk Pertumbuhan Bayi
  • Post category:MP ASI
  • Reading time:6 mins read
mp asi

Sesudah si kecil lahir, Mama memberikan ASI sebagai sumber nutrisi bayi pada masa-masa awal kehidupan. Lalu timbul pertanyaan, sebetulnya kapan bayi bisa makan. Bayi bisa makan sesudah berusia 6 bulan. Makanan bayi disebut makanan pendamping ASI atau MP ASI.

Apa itu MP ASI

Bayi mendapat MP ASI setelah berusia 6 bulan.  Pada Usia 0-6 bulan, bayi mendapat ASI eksklusif.  Setelahnya, bayi tetap dapat mendapatkan ASI. Akan tetapi, seiring pertumbuhan dan perkembangannya, kecukupan zat gizi bayi tak bisa terpenuhi hanya dari ASI. Bayi membutuhkan makanan lunak yang bergizi yang sering disebut MP ASI. Makanan pendamping ASI adalah makanan peralihan dari ASI ke makanan keluarga.

Kenapa MP ASI harus 6 bulan

Menurut WHO, setelah 6 bulan, ASI hanya dapat memenuhi sebagian kebutuhan nutrisi bayi, seperti kalori hanya dapat terpenuhi 60% saja oleh ASI. Bayi cukup bulan juga mulai  membutuhkan zat besi dari sumber lain pada usia 6 sampai 9 bulan. Beberapa bayi usia 8 sampai 9 bulan mungkin tidak lagi mendapat kalori cukup dari ASI, meskipun ada juga yang dapat terus tumbuh dengan baik hanya dengan ASI hingga usia satu tahun.  Karenanya bayi memerlukan MP ASI.

Bila bayi tidak segera mendapat MP ASI, masa krisis untuk mengenalkan makanan padat yang memerlukan keterampilan mengunyah (6-7 bulan) akan terlewati. Sehingga bayi akan mengalami kesulitan untuk menelan makanan, atau akan menolak makanan padat. Pada usia 9-12 bulan, keterampilan mengunyah bayi semakin matang. Pada usia ini, kepala juga tubuh bayi semakin stabil, sehingga memudahkannya mengembangkan kemampuan makan secara mandiri.

Pemberian makanan pendamping ASI akan mendukung pertumbuhan optimal anak. Pada usia 0 – 6 tahun terjadi pertumbuhan otak anak akan mencapai sekitar 75% pada usia 0-6 tahun. Masa ini adalah periode emas atau golden periode. Pemberian makan yang optimal pada usia 0 – 2 tahun sangat penting untuk pertumbuhan otak anak. Jika bayi berusia 6-24 bulan kurang mendapat asupan zat gizi tak seimbang akan mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan fisik serta psikologis anak terhambat. Pertumbuhan anak dan perkembangan kecerdasan, pertumbuhan fisik, dan mental akan terganggu.

Tanda bayi siap mendapat makanan pendamping ASI

Pertumbuhan dan kemampuan bayi mengontrol gerakan anggota tubuhnya semakin meningkat ketika menginjak usia 6 bulan. Demikian juga dengan kemampuan untuk mendengar dan melihat semakin baik. Pada masa ini emosi bayi  mulai berkembang dan semakin ekspresif.

Bayi yang siap menerima makanan padat akan memperlihatkan tanda-tanda bahwa ia sudah siap mendapat makanan pendamping ASI. Tanda bayi sudah siap adalah bayi tidak puas mendapat ASI saja,  bayi menunjukan ketertarikannya pada makanan yang Mama makan.  Bayi yang biasanya tidur sepanjang malam, bangun tengah malam dan menangis karena lapar.

Panduan Pemberian MP ASI

Pemberian MP ASI dilakukan secara bertahap. Panduan pemberian MP ASI sebagai berikut:

  • Berikan bahan makanan dengan mutu yang baik. Bahan makanan bermutu tinggi menjamin kwalitas zat gizi yang baik.
  • Perhatikan tekstur, konsistensi atau kekentalan. Mula-mula berikan makanan yang lumat dan cair, misalnya bubur susu atau bubur atau sari buah seperti pisang, pepaya, dan jeruk manis.
  • Pemberian MP ASI pertama dimulai dengan memperkenalkan satu persatu jenis MP ASI sampai bayi mengenal dengan baik. Tunggulah paling tidak empat hari sebelum mengenalkan jenis MP ASI lainnya. Selain bayi akan benar-benar mengenal dan dapat menerima jenis makanan yang baru, Mama bisa mengetahui ada tidaknya reaksi alergi pada bayi.
  • Jumlah atau porsi makanan. Selama masa perkenalan, jangan pernah memaksa bayi menghabiskan makanannya. Umumnya, bayi mau menerima 1-2 sendok teh makanan di awal. Semakin besar, Mama dapat memberikan porsi yang lebih banyak.
  • Urutan pemberian makanan pemberian ASI biasanya buah-buahan, tepung-tepungan, dan sayuran. Berikan daging, ikan, dan telur setelah bayi berumur  enam bulan. Bila bayi menunjukan gejala alergi, berikan telur setelah berusia satu tahun.
  •  Jadwal MP ASI harus luwes, sesuai dengan keadaan lapar atau haus yang berkaitan  dengan keadaan pengosongan lambung. Dengan demikian, saluran cerna bayi lebih siap untuk menerima, mencerna, dan menyerap makanan pada waktu-waktu tertentu.

Apakah ASI tetap diberikan

Bayi tetap mendapat ASI setelah berusia 6 bulan. Pada umur 6 – 12 bulan WHO menyarankan untuk menyusui terlebih dahulu sebelum memberikan makanan lain. Beberapa ahli menyarankan menyusui setelah anak makan. Namun pemberian ASI bergantung pada kenyamanan Mama dan bayi. Jangan takut bayi menyusu akan membuat malas makan. Menyusu semau bayi pada masa-masa ini akan tetap membuatnya masih lapar karena ASI sangat berbeda dari susu formula dan sudah tidak bisa memenuhi kebutuhan nafsu makan juga energi bagi bayi. Pemberian ASI pada saat MP ASI sama dengan masa ASI eksklusif yaitu sesering dan selama yang bayi inginkan

Keuntungan masih menyusu pada masa MP ASI

  • Bayi akan terlindungi dari reaksi peradangan dan infeksi karena ada sel-sel darah putih, antibodi, antiradang dan aktivator sel darah putih di dalam ASI.
  • Epidermal growth factor di dalam ASI akan membantu perkembangan sel-sel usus juga papilla lidah/taste bud bayi.

Melalui MP ASI, bayi mengenal beragam rasa. Mulai dari yang lembut hingga kasar mengikuti perkembangan kemampuan makannya. Dengan demikian bayi akan menyukai berbagai macam makanan sehingga tidak perlu khawatir kekurangan gizi. Selain itu bayi juga akan belajar beradaptasi terhadap makanan yang mungkin penyebab alergi. Setelah itu bayi belajar mengigit, mengunyah dan menelan sebagai bekal ketika mulai makan makanan orang dewasa di usia selanjutnya.

MP ASI harus memenuhi jumlah zat-zat gizi yang diperlukan bayi, seperti protein, energi, lemak, vitamin, mineral, dan zat-zat tambahan lainnya.

Meiwani

Content Writer, menyukai digital marketing dan blogging. Seorang pembelajar, suka membaca, dan mengembangkan diri. Memilih untuk terbuka dengan ide-ide baru dan berbagi ide gagasan untuk hidup yang lebih bermakna.