Penyebab Hernia pada Bayi

Bayi menangis karena sakit hernia
Penyebab Hernia pada Bayi
  • Post category:Kesehatan
  • Reading time:5 mins read
Bayi menangis karena sakit hernia

Mama pernah mendengar hernia pada bayi? Apa sih yang menjadi penyebab hernia itu?

Hernia adalah organ dalam tubuh yang terdorong sehingga menonjol melalui otot atau jaringan di sekitar otot yang lemah. Biasanya otot cukup kuat dan kencang untuk menjaga organ dan organ dalam tetap di tempatnya, namun hernia dapat terjadi pada otot yang lemah.

Beberapa jenis hernia antara lain hernia inguinalis, hernia femoralis, hernia umbilikalis, hernia hiatus, hernia insisional, hernia epigastric, hernia spigelian, dan hernia otot.

Nah, bayi dengan otot yang lemah biasanya menderita hernia umbilikalis dan hernia.

Mengutip dari NHS UK, bayi dan anak-anak sering mengalami hernia umbilikalis khususnya pada bayi prematur. Kondisi hernia umbilikalis muncul sebagai benjolan yang tidak terasa sakit di dekat atau di pusat. Penyakit hernia akan semakin membesar saat tertawa, batuk, menangis atau saat buang air besar. Hernia dapat mengecil saat rileks atau berbaring.

Dalam berbagai kasus, hernia umbilikalis masuk kembali dan otot-otot akan menutup pada saat anak berusia 5 atau 4 tahun.  

Apa penyebab Hernia Umbilikalis

Kapan hernia umbilikalis terjadi, dimulai di masa kehamilan. Di masa kehamilan, tali pusar melewati lubang di perut bayi. Bukaan ini akan menutup segera setelah lahir, namun dalam beberapa kasus, otot tidak menutup dengan sempurna yang menyebabkan titik lemah di sekitar dinding otot perut.

Penyebab hernia umbikalis karena jaringan lemak atau bagian usus menonjol ke area dekat pusat.

Kapan operasi diperlukan

Untuk mendorong tonjolan kembali ke tempatnya dan memperkuat otot dinding perut yang lemah dapat dilakukan melalui pembedahan. Dokter akan menyarankan operasi apabila hernia umbilikalis berukuran besar atau tidak hilang pada ketika anak berusia 4 atau  tahun. Tunggulah sampai anak berusia 4 atau 5 tahun, bayi tidak memerlukan operasi jika tidak ada komplikasi. Risiko adanya komplikasi sangat kecil.

Hernia Ingunialis

Hernia inguinalis terjadi di dekat area selangkangan, di antara perut dan paha. Kondisi yang disebut sebagai hernia ingunialis jika ada pembengkakan pada skrotum. Apakah ini berarti  anak perempuan tidak dapat menderita hernia inguinalis?  Walaupun anak perempuan tidak punya testis, namun memiliki saluran inguinalis sehingga kemungkinan terkena hernia tetap ada.

Bayi prematur lebih berisiko terkena hernia inguinalis namun demikian bayi lahir cukup usia tetap dapat terkena.

Mengenal Penyebab Hernia Inguinalis

Apa yang menjadi penyebab hernia inguinalis? Sewaktu janin bertumbuh dalam rahim, testis berkembang di dalam perut janin. Semakin bertumbuh, testis janin turun melalui saluran ke dalam skrotum. Saluran ini juga ada pada janin perempuan. Kadang-kadang saluran ini tidak menutup, meninggalkan lubang dari perut ke saluran inguinalis yang mana usus atau ovarioum dapat terperangkap.

Saat ini terjadi, yang seharusnya tetap aman di belakang perut bisa lewat dan masuk ke selangkangan – cairan, usus, atau jaringan lainnya.

Pembengkakan pada skrotum atau selangkangan dapat hilang timbul. Kondisi pembengkakan bisa semakin membesar setelah bayi tegang atau menangis. Keadaan tersebut bisa hilang atau semakin mengecil pada saat bayi tidur atau rileks.

Bagaimana Menangani Hernia Inguinalis

Langkah untuk menghindari kemungkinan komplikasi hernia inguninalis adalah dengan pembedahan. Agar saluran menutup maka bayi memerlukan pembedahan.

Adakah bayi mama yang pernah mengalami hernia? Apa yang mama lakukan untuk mengatasinya? Bisa share di kolom komentar ya mama.

Meiwani

Content Writer, menyukai digital marketing dan blogging. Seorang pembelajar, suka membaca, dan mengembangkan diri. Memilih untuk terbuka dengan ide-ide baru dan berbagi ide gagasan untuk hidup yang lebih bermakna.

Tinggalkan Balasan